• svg
  • svg
  • svg
  • svg
  • svg
  • svg
  • svg
  • svg
thumb

Head Office in Indonesia

Kawasan Industri & Gudang Taman Tekno BSD Blok G1 No. 10. Sektor XI Bumi Serpong Damai Sektor XI Tangerang Selatan, Banten, Indonesia 15314

Contact Us

Looking for a quality and best for your next project?

* Please Fill Required Fields *
img

Call Us

+62 815 7104 409 or +62 815 1684 783

Working Hours

We are happy to meet you during our working hours. Please make an appointment.

  • Monday 7.30 AM - 6 PM
  • Tuesday 7.30 AM - 6 PM
  • Wednesday 7.30 AM - 6 PM
  • Thursday 7.30 AM - 6 PM
  • Friday 7.30 AM - 6 PM
  • SaturdayClosed
  • SundayClosed
  • svg
  • svg
  • svg
  • svg
thumb

Head Office in Indonesia

Kawasan Industri & Gudang Taman Tekno BSD Blok G1 No. 10. Sektor XI Bumi Serpong Damai Sektor XI Tangerang Selatan, Banten, Indonesia 15314

Contact Us

Looking for a quality and best for your next project?

* Please Fill Required Fields *
img

Call Us

+62 815 7104 409 or +62 815 1684 783

Working Hours

We are happy to meet you during our working hours. Please make an appointment.

  • Monday 7.30 AM - 6 PM
  • Tuesday 7.30 AM - 6 PM
  • Wednesday 7.30 AM - 6 PM
  • Thursday 7.30 AM - 6 PM
  • Friday 7.30 AM - 6 PM
  • SaturdayClosed
  • SundayClosed

Mengenal Karakter Bisnis Pertambangan Batubara

By adminmsi In News

12

Apr
2019

Pertambangan batubara, memiliki karakter yang spesifik. Selain karena sifat pertambangan yang mengubah bentang alam (bukit menjadi lembah, lembah menjadi bukit), juga ada efek lain. Yaitu, dampak lingkungan.

Karena itu, pertambangan batubara memiliki kriteria yang ketat, terutama mengenai dampak lingkungan dan sosial. Sehingga, diperlukan profesionalisme dan komitmen untuk menjadi “good mining practice.”

Adapun karakter bisnis pertambangan yang paling penting untuk diketahui, adalah:

1. Padat modal:

Pertambangan memerlukan investasi besar. Dari puluhan juta hingga puluhan milyar dolar untuk eksplorasi, pembukaan dan pengoperasian tambang hingga reklamasi pascatambang. Ini semua menjadi beban perusahaan, bukan cost recovery yang ditanggung negara seperti di industri migas.

2. Lokasi terpencil:

Karakter ini menuntut dunia pertambangan untuk membangun infrastruktur dasar, seperti listrik, air, jalan, pelabuhan, bandara dan lain-lain. Semuanya sering kali harus dibuat sendiri.

3. Risiko tinggi:

Ketidakpastian geologi membutuhkan kegiatan eksplorasi di awal proyek untuk menemukan cadangan serta memastikan kuantitas dan kualitasnya, dan sepanjang puluhan tahun umur tambang untuk mengganti cadangan tertambang. Pada akhirnya cadangan akan habis karena industri ini bersifat tak terbarukan.

Risiko harga komoditas yang turun naik di luar kontrol menjadikan industri tambang pun bersifat price taker. Karena ini semua, industri tambang memerlukan kepastian hukum jangka panjang.

Namun demikian, industri tambang juga memberikan peluang terbukanya membuka lapangan kerja dengan multiplier effect besar dan gaji tertinggi.

4. Tanggung jawab sosial dan kepedulian lingkungan yang tinggi serta komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja merupakan karakter industri pertambangan. Selain itu juga sebagai bagian dari license to operate.

Karena itulah, UUD 45 Pasal 33 mengamanatkan bahwa bumi, air seisinya (termasuk cadangan bahan tambang) dikuasai / dimiliki oleh negara, dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pemanfaatan bahan-bahan tambang ini dilakukan melalui izin atau kontrak kepada BUMN dan pihak swasta. Pajak, royalty serta deviden merupakan pendapatan yang diatur negara, dan seyogyanya memang harus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.(*)

Leave a reply